PENGARUH WAKTU DAN TEMPERATUR PENYIMPANAN TERHADAP TINGKAT DEGRADASI KADAR AMOKSISILIN DALAM SEDIAAN SUSPENSI AMOKSISILIN – ASAM KLAVULANAT

  • Sudjadi Sudjadi STIKES An-Nasher Cirebon
Keywords: Suspensi amoksisilin – asam klavulanat, amoksisilin, stabilitas, kadar, waktu, temperatur, persen degradasi

Abstract

Sediaan suspensi amoksisilin-asam klavulanat merupakan obat lini pertama pada aftar obat esensial untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh beta-aktamase mikroorganisme. Pada penggunaan terapi tunggal amoksisilin sering itemukan kasus resistensi, untuk menghindari terjadinya resistensi dan memperpanjang kerja terapi amoksisilin, amoksisilin sering dikombinasikan engan asam klavulanat yang merupakan beta-laktamase inhibitor sehingga apat memperpanjang kerja terapi dari amoksisilin. Stabilitas zat aktif dalam ediaan sangat penting untuk diperhatikan, dengan adanya penambahan air pada ediaan suspensi amoksisilin-asam klavulanat akan mempengaruhi stabilitas moksisilin yang terkandung didalamnya. Reaksi hidrolisis merupakan salah satu eaksi kimia yang kemungkinan besar akan terjadi selama masa penyimpanan ediaan suspensi, di mana reaksi ini akan menyebabkan terjadinya degradasi adar amoksisilin. Waktu dan temperatur penyimpanan mempengaruhi tingkat egradasi amoksisilin dalam sediaan suspensi. Pada penelitian ini, persentase adar amoksisilin dalam sediaan diukur dengan menggunakan metode HPLC berasaskan USP 30 dengan cara reverse phase; fase gerak yang digunakan Buffer fosfat : Metanol HPLC 95:5 pH 4,4 menggunakan kolom C18 (4mm x 30 cm, 2-10μm), laju alir 2ml/min, panjang gelombang 220 nm. Suspensi amoksisilin-asam klavulanat disimpan dalam suhu kamar (27-29oC) dan suhu kulkas (4-8oC) selama 7 hari. Persen degradasi kadar amoksisilin dalam suhu kamar (27-29oC) hari ke - 0, 3, 5, dan 7 sebagai berikut; 0 %, 55,05 %, 56,36 %, 56,58 %, sedangkan dalam suhu kulkas (4-8oC) sebagai berikut 0%, 1,46%, 5,22%, 10,9%. Kadar amoksisilin pada sediaan suspensi amoksisilin-asam klavulanat yang disimpan selama 5 hari dalam suhu kulkas (4-8oC) masih dapat diterima, sesuai dengan ketentuan kadar zat aktif dalam sediaan. Amoksisilin lebih stabil bila disimpan dalam temperatur rendah dibandingkan temperatur tinggi.

Published
2017-07-03